Sponsors Link

10 Cara Melatih Burung Beo yang Agresif

Sponsors Link

Hewan burung beo yang agresif merupakan salah satu hewan burung unik karena hewan burung ini bisa berkicau mengikuti suara. Tapi tentu saja bukan perkara mudah agar hewan burung beo yang agresif bisa berkicau layaknya manusia. Berikut beberapa metode yang dapat sobat lakukan buat melatih hewan burung beo yang agresif bisa berbicara. Atau lebih tepatnya bisa menirukan kata-kata yang seringkali diucapkan oleh manusia. 10 Cara Melatih Burung Beo yang Agresif.

ads

1. Melatih Hewan burung Menggunakan MP3 

Salah satu metode yang terbukti ampuh adalah menggunakan suara audio. Sobat bisa memberikan rekaman hewan burung beo yang agresif lainnya yang sudah pintar. Lalu sobat menyetel suara hewan burung beo yang agresif pintar di depan hewan burung beo yang agresif yang sobat latih. Hal ini dilakukan secara rutin setiap harinya, sehingga hewan burung beo yang agresif dapat dengan cepat merekam semua suara atau sebagian suara dalam rekaman tersebut.

2. Memilih Waktu Yang Tepat

Sobat juga harus memilih waktu yang tepat guna melatih hewan burung beo yang agresif. Lebih baik dilakukannya pada pagi hari sebelum jam 11.00, lalu di sore hari pada pukul 15.00 –  17.00. Saat latihan, sobat bisa sambil memberikan pakan seperti voer dan buah saat dikeluarkan dari sangkar. Lalu sangkar dikerodong sehingga hewan burung jadi lebih fokus.

Sobat juga bisa memutar suara yang sudah telah sobat download. Sobat dapat memakai handphone ataupun mp3 player. Suaranya haruslah yanh jelas serta tidak kencang tapi masih bisa terdengar hewan burung.

3. Membuat Jadwal Latihan

Sobat bisa membuat jadwal latihan, seperti memberi latihan di pagi hari dapat selama 30 – 60 menit. Sobat harus  rutin dan melakukannnya setiap hari. Setelah latihan, sobat bisa membuka kembali kerodong dan memberikan pakan kesukaan mereka seperti buah atau bisa juga jangkrik.

Jika sobat ingin mengulangi pelatihan, sangkar haruslah dikerodong kembali. Lalu putarkan suara masteran selama 20 hingga 30 menit. Sobat harus rutin melakukannya, terutama pada anakan hewan burung beo yang agresif, dalam waktu kurang dari seminggu anakan hewan burung bisa menghafal sebagian suara yang sudah dilatihkan.

4. Melatih Hewan burung beo yang agresif dengan Menggunakan Hewan burung beo yang agresif Lain

Melatih hewan burung beo yang agresif bicara bisa dilakukan menggunakan hewan burung beo yang agresif lainnya. Terutama hewan burung beo yang agresif yang sudah pintar bicara. Tapi sobat harus memasukkannya kedalam sangkar yang terpisah, tapi harus digantung berdekatan. Hewan burung beo yang agresif yang telah dilatih bisa sobat kerodong separuh saja, cuma dibagian atas seperti cara penangkaran ciblek kebun.

5. Pemilik Mengajari Langsung Hewan burung beo yang agresif

Saat melatih hewan burung beo yang agresif, lebih baik menggunakan kalimat yang sama dan diulang secara terus-menerus setiap harinya. Seperti kata Selamat Pagi, Halo Apa Kabar, Asalamualaikum dan lainnya.

Jadi selama melatih sobat harus menggunakan kalimat itu. Jangan sobat campur dengan kalimat baru sebelum hewan burung beo yang agresif sudah mampu mengikuti kalimat yang sudah sobat ajarkan. Jika kalimat yang sobat ajarkan terlalu susah, atau terlalu banyak katanya,

Sponsors Link

Ini akan membuat hewan burung beo yang agresif kesulitan untuk merekam materi pelatihannya. Jadi sobat harus harus fokus dulu terhadap satu, dua hingga tiga kata sederhana. Jika hewan burung beo yang agresif telah bisa menirukannya, setelah hari kemudian sobat bisa menambahkan materi baru.

6. Menggantung di Tempat Ramai

Sobat bisa menggantung hewan burung di tempat yang ramai. Bisa di depan/ rumah ataupun di pinggir jalan. Dengan begini hewan burung beo yang agresif bisa merekam suara-suara yang didengarkan di sekitarnya. Seperti suara dari tukang roti, tukang sate, atau tulang sayut yang lewat di depan rumah kalian.

Bahkan hewan burung beo yang agresif juga bisa menirukan suara anak kecil yang menangis ataupun ketawa. Atau juga menirukan suara sapaan, seperti permisi, asalamualaikum, spada, punteun, kulanuwun, dan yang lainnya.

ads

7. Melatih Memakai Kata-kata Sopan

Beberapa hal yang perlu sobat cermati saat melatih hewan burung beo yang agresif yaitu kalimat yang diajarkan wajib mempunyai tata krama serta kesopanan. Sebab hewan burung beo yang agresif yang pintar, tapi mengucapkan kata yang cenderung kotor ataupun tidak sopan, akan menurunkan kualitas serta harga  hewan burung peliharaan kalian.

Seperti manusia yang sobat ketahui jika sejak masih kecil telah mulai diajarkan untuk berbicara serta mengenali lingkungan disekitarnya. Ini juga berlaku pada hewan burung beo yang agresif jika masih muda biasanya akan mempumai tingkat kecerdasan serta keberhasilan yang lebih besar.

Tapi hewan burung beo yang agresif yang telah dewasa masih dapat sobat latih buat menirukan suara manusia tapi tidak akan secepat hewan burung beo yang agresif yang muda. Tapi semuanya ini tetap tergantung kesabaran serta ketelatenan sobat masing-masing.

8. Meluangkan Waktu Untuk Melatih

Dalam melatih hewan burung beo yang agresif sobat perlu meluangkan waktu minimal 3 jam setiap harinya. Dengan waktu pelatihan 3x latihan dengan rutun. Karena tanpa adanya perantara dari sobat akan sangat sulit buat melatih hewan burung beo yang agresif supaya bisa menirukan suara mirip dengan manusia aslinya.

Meskipun sebagian pemilik hewan burung beo yang agresif merasa khawatir dengan kata-kata negatif yang tidak sobat inginkan. Mengingat sebagian suara diperoleh pada saat hewan burung beo yang agresif bertemu dengan orang lain. seperti cara budidaya hewan burung ciblek kristal

9. Memperhatikan Kualitas Pakan

Kualitas pakan haruslah mengandung banyak gizi tinggi. Ini juga yang akan menentukan hasil sobat kedepannya. Sering-seringlah memberi mereka buah serta voer dengan porsi yang cukup buat menopang kelangsungan hidup hewan burung beo yang agresif dalam sehari. Proses ini bertujuan makanan yang diberikan akan selalu fresh.

10. Menjaga Kebersihan Kandang

Kebersihan sangkar juga wajib  sobat jaga, sehingga hewan burung beo yang agresif akan merasa senang serta tidak mudah stres saat berada dalam sangkarnya. Hewan burung beo yang agresif pun selalu menghabiskan banyak persediaan makanan. Ini yang membuat kotoran mudah menumpuk dikandang. Sehingga jika jarang sobat bersihkan, akan mengundang virus serta bakteri jahat yang bisa membahayakan kelangsungan hidup hewan burung beo yang agresif saat berada didalam sangkarnya.

Seperti hewan burung berkicau biasanya, pemandian serta penjemuran perlu sobat lakukan pada hewan burung beo yang agresif. Agar hewan burung beo yang agresif selalu dalam keadaan sehat serta fit. Sobat bisa memindahkan sangkar hewan burung ke tempat terbukan dengan tujuan untuk penjemuran.
Pemandian serta penjemuran bisa sobat lakukan minimal 2 kali seminggu buat hewan burung beo yang agresif yang sudah jinak. Tapi jika hewan burung beo yang agresif milik sobat masih giras sobat bisa melakukannya setiap hari.

Sponsors Link

Kasih kejutan ataupun hadiah kepada hewan burung beo yang agresif ketika mulai menirukan suara masteran. Sobat bisa memberikan makanan kesukaan jika hewan burung beo yang agresif sudah selesai berbicara. Sehingga hewan burung akan melakukannya denga cara terbaik demi mendapatkan perhatian lebih dari kalian.

Itulah 10 cara melatih hewan burung beo yang agresif. Sobat juga bisa merawat beberapa jenis hewan burung dengan mengikuti Cara Memelihara Hewan burung MuraiCara Memelihara Hewan burung Walet, juga Cara Memelihara Hewan burung Kakatua.

Semoga bermanfaat, sampai jumpa di artikel berikutnya.

Sponsors Link
, , , , ,
Post Date: Friday 17th, May 2019 / 17:28 Oleh :
Kategori : Burung