Jenis Ikan Hias yang Tidak Boleh Dicampur

Keberadaan ikan hias sering kali membuat tampilan rumah atau suatu tempat terlihat lebih hidup, cerah dan berwarna. Ikan hias menambah kesan hangat dan menyenangkan. Tapi untuk memelihara ikan hias harus mengetahui bagaimana karakter ikan. Tidak semua ikan mudah berbaur, bahkan ada ikan yang tidak bisa disatukan dengan ikan lainnya. Ikan apa saja itu ? Mari simak ulasannya.

Ikan hias digolongkan sebagai ikan hias biasanya berdasarkan warna, corak tubuhnya, bentuk bahkan hingga perilakunya. Untuk membuat akuarium yang cantik pecinta akuarium biasanya berkeinginan untuk menggabungkan beberapa warna dan pola ikan. Namun perlu diketahui, tidak semua jenis ikan dapat hidup secara bersama.

Ada ikan yang berperan sebagai ikan predator di habitat aslinya dan bisa saja menjadi pemangsa ikan lain. Sehingga ada beberapa jenis ikan yang tidak boleh dicampur. Beberapa di antaranya ialah berikut ini :

Ikan Oscar

Ikan oscar merupakan salah satu ikan predator yang berasal dari Amerika Selatan. Ikan oscar ketika dewasa dapat mencapai ukuran 40cm sehingga akan lebih baik jika ditempatkan di akuarium dengan ukuran yang sesuai dan tanpa dicampur dengan ikan kecil lainnya.

Bukan hanya karena ukurannya yang cukup besar, ikan oscar juga merupakan ikan predator dengan perilaku yang cukup agresif jika ada ikan lain di dekatnya. Ikan ini juga gemar menakut-nakuti ikan lain sehingga tidak cocok untuk digabungkan dalam satu akuarium dengan ikan lain.

Ikan yang berasal dari familia Cichlidae ini juga memiliki beragam jenis, beberapa di antaranya bahkan ada yang hidup di sungai ganas amazon. Warna serta corak pada tubuh ikan ini menjadikannya digemari oleh pecinta akuarium. Warnanya yang cerah seperti merah, orange, keemasan bahkan biru, dengan pola macam-macam seperti macan atau bahkan batik. 

Ikan Louhan (Amphilophus trimaculatus)


Ikan louhan atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Flowerhorn merupakan spesies ikan yang masih dalam satu familia dengan ikan oscar. Ciri khas ikan ini ialah bentuk puncak kepalanya yang menonjol dan warna sisiknya yang beragam serta berkilau.

Ikan louhan merupakan ikan yang dikembangkan di wilayah Indonesia dan Malaysia namun sekarang sudah merajah ke berbagai negara berkat penampilannya yang cantik. Namun dibalik keindahan penampilannya, ikan louhan termasuk ikan yang agresif. Ketika ditempatkan dalam satu wadah yang sama dengan ikan kecil, ikan omnivora ini bisa menyangka bahwa ikan kecil tersebur adalah makanannya. Sehingga tidak baik mencampur ikan lohan dengan ikan kecil. Bahkan dengan sesama louhan sendiri, sebaiknya tidak menyatukannya dalam jumlah banyak dalam satu akuarium. Jika ingin melakukannya, pastikan bahwa akuarium cukup besar agar pergerakan louhan tidak terkekang dan membuatnya stress.

Ikan Piranha

Ikan piranha merupakan salah satu spesies dari familia Serrasalmidae. Ikan ini banyak ditemukan di peraian sungai di daerah Venezuela hingga Amerika Selatan. Namun kini dapat ditemukan diberbagai negara karena telah diekspor untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Terdapat sekitar 20 hingga 30 jenis piranha yang tersebar di seluruh dunia. Ikan ini memiliki citra yang buruk sebagai ikan karnivora dan bahkan pernah ditakuti manusia. Sesungguhnya hanya satu jenis piranha yang kabarnya pernah menyerang manusia yaitu jenis red belly yang hidup di Sungai Amazon. 

Piranha memiliki pola hidup yang berkelompok demi keamanan mereka karena di habitat aslinya, piranha selain menjadi predator mereka juga merupakan mangsa ikan yang lebih besar. Namun karena karakternya sebagai hewan predator, sebaiknya piranha tidak disatukan dalam akuarium dengan ikan yang lebih kecil. Piranha dalam jumlah sedikit dapat disatukan dengan ikan yang berukuran lebih besar darinya. Hal ini dikarenakan piranha cenderung tidak menyerang ikan dengan ukuran lebih besar dari tubuhnya sendiri.

Ikan piranha

Ikan Cupang 

Ikan cupang berasal dari genus Betta sehingga sering juga disebut dengan Bettafish. Ikan ini berasal dari beberapa negara di wilayah Asia Tenggara bahkan salah satunya adalah Indonesia. Ikan cupang memiliki nama lain seperti ikan laga atau ikan adu siam.

Ikan cupang digolongkan menjadi beberapa kategori yaitu ikan cupang hias, ikan cupang adu dan ikan cupang liar. Sudah tidak diragukan alasan mengapa ikan cupang menjadi primadona ikan hias. Hal ini karena warnanya yang sangat bervariasi dan cenderung memiliki warna yang cerah serta bentuk ekornya yang melambai lebar dan panjang seperti selendang. Keindahan ekor ini akan bertambah ketika ikan cupang berenang-renang.

Namun dibalik keindahannya, ikan cupang merupakan ikan agresif yang sangat mementingkan teritorial. Ikan cupang tidak akan senang jika ada pejantan lain berada di wilayahnya. Maka dari itu ikan cupang tidak bisa dijadikan satu akuarium bersama ikan spesies lain bahkan sesama ikan cupang sekalipun.

Ikan Buntal Kerdil

Sesuai dengan namanya ikan buntal kerdil adalah salah satu spesies ikan buntal dengan ukuran yang kecil hanya mencapai sekitar 2,5cm. Ikan ini berasal dari wilayah India dan kini sering menghiasi akuarium para pecinta ikan hias.

Ikan buntal kerdil ini dikenal karena kepandaiannya dalam mengenali pemiliknya. Ikan ini meskipun berukuran kecil, ia merupakan ikan predator dan sensitif terhadap teritorial. Sehingga tidak baik untuk mencampurkan ikan ini dalam satu akuarium dengan ikan lainnya. Bahkan jika ingin mencampurkan dengan sesamanya, sebaiknya akuarium berukuran cukup besar dan diisi tanaman untuk dapat memberikan pengalihan dan pembatasan wilayah.