5 Penyebab Kucing Mengeluarkan Busa Dari Mulut

Sebagai pemilik kucing, melihat kucing dalam kondisi mulut berbusa pasti dapat menimbulkan kepanikan dan ketakutan. Kucing dengan mulut yang berbusa sendiri seringkali mengindikasikan adanya hal yang bermasalah pada tubuh kucing dan banyak yang mengartikannya dengan kucing yang terinfeksi dengan rabies.

Rabies sendiri memang salah satu faktor penyebab yang dapat mengakibatkan kucing mengeluarkan busa dari mulutnya, namun peru uga untuk diketahui bahwa hal tersebut bukan satu-satunya penyebab mulut kucing berbusa.

Untuk menentukan penyebab pasti dari kucing yang mengeluarkan busa dari mulutnya perlu dilakukan pengecekan dari dokter hewan. Namun secara umum, berikut beberapa penyebab yang memiliki kemungkinan besar menjadi penyebab kucing yang mengeluarkan busa dari mulut:

  • Rabies

Seperti telah disinggung sebelumnya, mulut kucing yang mengeluarkan busa seringkali diasosiasikan dengan rabies. Rabies merupakan salah satu penyakit yang menjadi momok menyeramkan bagi binatang dan juga bagi para pemiliknya. Karena selain mematikan bagi binatang peliharaan, penyakit ini juga dapat ditularkan dengan cukup mudah.

Tidak hanya dapat membuat kucing menjadi gila, rabies juga dapat menular dan membahayakan manusia. Namun tidak perlu khawatir, karena saat ini sudah ada cara pencegahan rabies pada hewan peliharaan sudah dapat dihindari dengan melakukan vaksin.

Ciri-ciri lain yang akan tampak apabila kucing terserang rabies selain mulut yang mengeluarkan busa yaitu perilaku yang lebih agresif dan juga air liur yang terus terusan menetes dari mulutnya. Penyebab air liur kucing keluar terus perlu diwaspadai, karean besar kemungkiann kucing terinfeksi rabies.

Ketika kucing menunjukkan gejala-gejala seperti yang telah disebutkan, segera temui dokter hewan agar dapat segera dilakukan penanganan dan penyakit tidak menular kepada makhluk hidup lainnya.

  • Gangguan Pencernaan

Sama seperti pada sistem pencernaan manusia yang akan terganggu ketika telat makan,kucing juga dapat mengalami peningkatan asam lambung yang menyebabkan masalah pencernaan ketika terlambat makan.

Ketika kucing terlambat makan, akan terjadi penumpukan gas di dalam lambungnya dan dapat mengiritasi dinding permukaan lambung kucing. Kondisi ini dapat menyebabkan kucing mual dan muntah, dalam kondisi ini biasanya kucing akan memuntahkan cairan berbusa berwarna putih atau kekuningan.

Untuk mengatasi permasalahan kucing mengeluarkan busa dari mulut yang disebabkan karena masalah pencernaan dapat diatasi dengan memberikan makan dengan tekstur yang lebih lunak dan diberikan dalam porsi kecil namun diberikan dengan frekuensi yang lebih sering. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya penumpukan asam lambung yang dapat memicu kucing untuk muntah kembali.

  • Bola Bulu

Sudah bukan merupakan suatu rahasia lag apabila kucing suka menjilat dirinya sendiri. Kucing terbiasa membersihkan dirinya sendiri dengan menjilati sendiri bagian bagian tubuhnya. Meskipun memiliki tujuan yang baik namun lama kelamaan bulu kucing yang tertelan dan mengendap di dalam perut kucing dapat berubah menjadi gumpalan bulu atau juga dikenal dengan sebutan bola bulu. Hal ini menjadikan hairball sebagai salah satu penyebab masalah pencernaan pada kucing.

Bola bulu yang sudah menumpuk di dalam perut kucing akan sulit untuk dikeluarkan. Oleh karrena itu, untuk mengeluarkannya kucing akan berusaha dengan memuntahkannya, namun apabula bola bulu tidak juga keluar, buih putih yang akan keluar dari tubuh kucing. Hal ini lah yang menyebabkan adanya busa yang keluar dari mulut kucing.

Untuk mencegah kucing yang mengeluarkan busa dari mulut karena adanya hairball di dalam tubuhnya, maka pemilik kucing tentu harus mencegah bulu kucing menggumpal dan masuk ke tubuh kucing. Bulu kucing harus disisir dengan rutin, selain itu sikat gigi kucing untuk mencegah adanya bulu yang tertinggal dan dapat tertelan dari mulut kucing. Selain itu, kucing juga dapat diartikan jenis makanan khusus yang dibuat untuk mengatasi permasalah hair ball atau bola bulu.

  • Pankreatitis

Penyakit yang diketahui cukup umum bagi manusia dan juga anjing ini ternyata juga dapat menyerang kucing dan binatang peliharaan lainnya. Adanya penyakit pankreatitis biasanya terjadi bersamaan dengan penyakit lain seperti gastrointestinal, penyakit hati, atau diabetes.

Penyakit pankreatiti dapat menyebabkan kucig muntah busa. Selain itu, kucing yang mengalami pankreatitis juga kana menunjukkan tanda tanda berupa menurunnya nafsu makan, lesu, dehidrasi, penurunan berat badan dalam waktu singkat, suhu tubuh yang lebih rendah, penyakit kuning, dan juga nyeri pada perut.

Ketika kucing menunjukkan tanda-tanda tersebut, segera kunjungi dokter hewan agar kucing dapat segera mendapatkan perawatan yang diperlukan. Selian itu, penting juga untuk mengetahui cara merawat kucing yang sakit yang penting untuk diketahui untuk dapat merawat kucing dengan baik.

  • Kucing Cemas

Tidak hanya masalah kesehatan fisik, masalah kesehatan mental juga dapat mempengaruhi keluarnya cairan berbusa dari mulut kucing. Kucing sendiri dapat mengalami permasalah permasalahan psikologis seperti separation anxiety atau kesulitan untuk bersosialisasi dengan binatang lin.

Masalah ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat membuat kucing merasa ketakutan hingga pindah ke lokasi baru, atau pada level yang lebih parah dapat menyebabkan kucing stres dan memicu pengeluaran busa pada mulutnya.

Ciri-ciri kucing yang tengah stres karena separation anxiety dapat dikenali dengan kebiasaannya yang menjadi suka mondar mandir di seluruh ruangan, menjadi sangat waspada, gemetar, dan akhirnya mengeluarkan busa dari mulutnya. Selain separation anxiety, penting juga untuk mengetahui penyebab kucing depresi yang lainnya.