Sponsors Link

17 Cara Merawat Bayi Hamster yang Benar Bagi Pemula

Sponsors Link

Merawat bayi hamster termasuk gampang-gampang sulit, dimana bayi hamster terlahir dengan kondisi buta, tidak berambut dan tuli. Inilah mengapa mereka membutuhkan perawatan yang pas sedini mungkin jika anda tetap ingin bayi hamster ini hidup dan berkembang dengan baik.

ads

Karena jika indukan hamster anda sedang hamil, dengan menunjukan tanda-tanda hamster hamil, tentunya anda di tuntut untuk bisa mengetahui cara yang benar dalam merawat bayi hamster tersebut.

Memastikan mereka mendapatkan perawatan terbaik dan rumah teraman. Berikut 17 cara merawat bayi hamster yang telah kami rangkum:

1. Persiapan dan Pembersihan Kandang

Persiapkan kandang yang baru yang bersih dan nyaman yang nantinya akan di pakai dalam merawat dan memelihara bayi hamster yang masih kecil tersebut. Anda sudah bisa membersihkan dan menyiapkan kandang, terhitung setelah anda mengetahui adanya kehamilan pada indukan hamster mapupun ketika anda mengadopsi bayi hamster yang baru. Masukan alas kandang yang nyaman dan bersih.

2. Hindari Segala Jenis Gangguan

Bayi hamster harus bisa berkembang dengan baik agar tidak sakit maupun mengalami kematian. Oleh karena itu anda harus menjauhkan segala macam bentuk gangguan di dalam kandang. Jangan menyentuh dan berrmain dengan mereka terlebih dahulu. Selama 14 hari pertama usahakan anda tidak terlalu menggangu bayi-bayi hamster tersebut. Gunakan sendok jika anda perlu memindahkan bayi-bayi hamster.

3. Hindari Membersihkan Kandang Pada Minggu Pertama Kelahiran

Jika bayi hamster anda masih berumur kurang dari 14 hari, maka sebaiknya jangan membersihkan kandang terlebih dahulu. Demi keselamatan para bayi hamster, maka lakukan membersihkan ulang kandang hanya setelah umur mereka melebihi 14 hari atau diatas 2 minggu pertama. Jaga suhu ruangan agar selalu mencapa 21 derajat C. Anda tentunya bisa mengganti alas kandang yang telah lembab dan sangat basah namun pastikan tidak terlalu menggangu bayi hamster tersebut.

4. Penyediaan Makanan dan Minuman

Anda harus memastikan kapasitas minuman dan makanan untuk para bayi hamster, setidaknya anda harus memberikan makanan 2 kali setiap harinya agar mereka tidak kekurangan makanan. Periksa selalu ketersediaan makanan maupun minum untuk para bayi hamster. Anda sudah bisa menyebar makanan di sekeliling kandang atau menebarnya di lantai ketika usia hamster tersebut sudah mencapai 7 hari setelah di lahirkan. Karena para bayi hamster tersebut sudah bisa mencari makanannya di sekeliling kandang.

5. Perhatikan Wadah Tempat Minum

Sebaiknya anda tetap menggunakan wadah yang lebih kecil untuk tempat minum para bayi hamster. Setidaknya anda bisa menggunakan cawan kecil pengganti mangkuk minum yang di gunakan di dalam kandang hamster tersebut. Namun sebagai gantinya, anda harus lebih peka dan sering memantau ketersediaan air minum mereka. Karena jika anda menggunakan wadah yang lebih besar, kemungkinan para bayi untuk tenggelam akan meningkat. Gunakan cawan kecil selama ia berumur kuran dari 20 hari.

6. Perawatan Hmaster Tanpa Induk

Bayi hamster yang kehilangan induk atau anda adopsi tentunya memerlukan stimulasi seperti yang di belikan oleh induknya untuk mereka. Hal ini agar pertumbuhan dan perkembangan bayi hamster dapat maksimal. Gunakan bantal penghangat atau heating pad di bagian bawah lantai kandang yang nantinya bisa anda atur suhunya secara manual. Ini akan menggantikan suhu badan induk dan menjaga kehangatan para bayi hamster. Sebagai ganti sarang bayi hamster. anda bisa membuatnya secara mudah. Potong saja tisu dengan potongan kecil hingga membentuk sarang.

Sponsors Link

7. Kenali Pertumbuhan Pada Minggu Pertama

Bayi hamster yang baru lahir akan terlihat lebih botak dan minim rambut. Namun, ini akan segera mengalami perubahan pada hari ke 7 atau minggu pertama. Para bayi hamster akan mulai di tumbuhi rambut dan beratnya kian bertamabah. Apalagi jika anda memberkan makanan dengan nutrisi yang pas. Mereka bahkan sudah bisa berjalan sekeliling kandang dalam mencari makanan di minggu kedua. Tidak lagi tuli karena di mnggu pertama, saluran telinga mereka telah berfungsi dengan normal.

8. Teknik Menyusui Bayi Hamster

Untuk menjaga kebutuhan nutrisi mereka, anda bisa menggunakan lactol, ini merupakan sebuah formula untuk menggantikan susu hewan. Agar anda bisa leluasa menyusui para bayi hamster, gunakanlah alat berupa pipet atau dropper. Alat tersebut biasanya tersedia di segala jeniis toko hewan peliharaan. Sentuhkan susu formula ke mulut bayi hamster dengan menggunakan alat tersebut dan biarkan para bayi menjilat atau menghisap susu tersebut.

9. Memastikan Suhu Ruangan

Sepert yang telah di jelaskan sebelumnya, bahwa bayi hamster sangat bergantung pada panas suhu tubuh induk mereka. Namun jika nduk tidak ada, maka anda harus tetap memastikan dan menjaga suhu ruangan. Karena mereka masih belum bisa mengontorl suhu tubuhnya masing masing. Jaga agar tidak turun dari 21 derajat C.

ads

10. Pembersihan Kandang

Ketika para bayi hamster telah berumur diatas 14 hari, anda bisa kembali melakukan pembersihan kandang. Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko adanya penyakit yang nantinya bisa menyerang mereka. Bersihkan sisa-sisa kotoran maupun remah-remah makanan. Dan jangan lupa juga untuk mengganti alas kandang yang telah basah dan kotor.

11. Membersihkan Para Bayi Hamster

cara memandikan hamster yang masih bayi cukup mudah yaitu dengan mengelap tubuh mereka dengan air hangat. Kemudian balut lagi dengan handuk yang bersih dan biarkan mereka tetap hangat agar tidak sakit atau bahkan matii. Agar peredaran darah mereka lancar, anda bisa melakukan pijatan lembut di sekujur tubuhnya menggunakan handuk tersebut secara perlahan.

12. Cara Bermain Dengan Bayi Hamster

Ketika bayi hamster telah mencapaii 14 hari atau diatas minggu kedua setelah kelahiran, tentunya anda sudah bisa bermain dan memgang mereka. Ini akan membiasakan mereka pada ransangan sentuhan manusia, jika sedari dini anda sudah membiasakannya. Namun, anda harus tahu terlebih dahulu bahwa pergerakan anak hamster tersebut sangat cepat dan agresif. Inilah mengapa anda perlu lebih hati-hati dan melakukan tindakan pencegahan agar meeka tidak mudah lepas maupun kabur saat anda memegang nya.

13. Penyapihan Para Bayi Hamster

Selamat! anda sudah bisa menjadi orang tua asuh para bayi hamster jika mereka sudah berusia lebih dari 4 minggu. Karena di habitat asal mereka, para bayi hanya akan mennyusu pada 26 hari pertama. Setelah melewati usia tersebut mereka sudah bisa anda ajari untuk proses penyapihan. Dan tentunya anda harus segera menyapih para bayi hamster tersebut.

14. Pemisahan Jenis Kelamin 

Periksa terlebih dahulu bayi hamster betina dan mana yang jantan. Karena mereka sudah bisa bereproduksi dan melakukan perkawinan ketika berumur 40 hari setelah kelahiran. Inilah mengapa anda harus terlebih dahulu melakukan pemisahan sebelum terjadi aktifitas tersebut. Lakukan pemisahan jenis kelamin dengan menggunakan beberapa kandang terpisah. Apalagi jika anakan hamster yang anda pelihara adalah yang berjenis suriah, dimana jenis ini serngkali melakukan kecendrungan dalam menguasai wilayah kekuasaan mereka, maka anda harus melakukan di 7 minggu pertama.

15. Perawatan Lanjutan

Walaupun anda telah melakukan pemisahan, perawatan anakan hamster tersebut tetap sama seperti biasanya. Hamster akan tumbuh menjadi hamster dewasa ketika menginjak usia pada minggu kelima. Berikanlah makanan, minuman dan bermainlah bersama mereka.

16. Jauhkan Dari Predator

Hamster merupakan hewan ternak kecil yang rentan di mangsa, inilah mengapa anda harus sebisa mungkn menjauhkan kandangnya dari berbagai jenis gangguan dan predator tentunya.

17. Memberikan Jenis Permainan

Hamster adalah hewan peliharaan yang imut dan lincah. Ketika mereka sudah menginjak usia dewasa atau diatas 4 minggu, anda sudah bisa memasukan berbagai jenis mainan di dalam kandang mereka. Ini akan membuat mereka terlatih dan senang ini akan sama dengan cara menjinakkan landak mini.

Sponsors Link

Tips dalam Perawatan Bayi Hamster :

  • Masukan beberapa mentimun atau batang seledri jika nampaknya para bayi hamster anda tidak bisa menggunakan dan mempelajari bagaimana cara menggunakan wadah minum. Kedua jenis bahan makanan tersebut bisa menjadi alternatif untuk menjaga ketersediaan cairan pada tubuh bayi hamster.
  • Ukuran kandang anak hamster paling minim adalah 0,23 m2. Bahkan jika anda menggunakan indukan di dalam kandang tersebut maka ukuran kandang harus lebih luas lagi. Ketika mereka telah menganak minggu kedua, maka anda sebaiknya memindahkan para bayi hamster ke kandang yang berukuran sedikit lebih besar.
  • Sebelum anda membiarkan anakan bayi hamster menmpati kandang baru mereka, pastikan anda telah membersihkan dan memeriksa terlebih dahulu kandang tersebut.
  • Berikan makanan yang cukup. Bayi hamster akan membutuhkan lebih banyak makanan. Berikan beberapa jenis pakan yang memiliki protein tinggi, seperti roti yang telah direndam di dalam susu formula, tahu rebus, telur rebus dan yang lainnya.

Selain penjelasan diatas berikut ini informasi visual untuk anda terapkan dalam melakukan cara merawat bayi hamster bagi pemula.

Demikian penjelasan terkait bagaimana cara merawat bayi hamster yang benar bagi pemula dan mudah diterapkan untuk memelihara bayi hamster.

Sponsors Link
, ,




Post Date: Thursday 28th, December 2017 / 01:37 Oleh :
Kategori : Hamster