Sponsors Link

7 Cara Pembesaran Kepiting Bakau yang Aman

Sponsors Link

Pecinta kuliner semua, tentu anda juga mengenal aneka seafood kan? Nah, dari beragam jenis makanan laut tersebut salah satu yang tak kalah populer adalah Kepiting. Hewan ini mempunyai berat tubuh yang terdiri atas cangkang atau kerangka. Sehingga sedikit repot jika ingin mengkonsumsinya, namun justru banyak yang menyukainya. Kepiting bisa di olah menjadi aneka masakan, dan salah satu yang cukup laris adalah dengan bumbu asam manis.

ads

Jika sudah bicara soal Kepiting Asam Manis pastinya anda tergugah untuk kembali kuliner. Sudah banyak rumah makan kecil yang menjual masakan aneka laut dengan harga yang selalu menyesuaikan besar maupun kecilnya ukuran dari kepiting itu sendiri.

Bukankah ini menjadi kesempatan emas bagi siapa saja yang ingin menjalankan bisnis? Mungkin dengan ternak kepiting menjadi lahan baik bagi anda dalam berwirausaha. Adapun jenisnya yakni kepiting bakau yang sudah banyak di coba untuk di budidayakan. Dalam bisnis atau budidaya kepiting, tentu memerlukan biaya untuk perawatannya seperti pemberian pakan dan suplai dengan vitamin. Tujuan ini tidak jauh-jauh guna menghasilkan kualitas terbaik dan besar. Maka dari itu artinya tidak sembarangan dalam membudidayakan kepiting. (Baca Juga: Cara Tambak Kepiting Bakau)

Kepiting bakau sendiri adalah jenis yang banyak di cari untuk suplai restoran. Lalu bagaimana cara pembesaran Kepiting Bakau yang aman agar menghasilkan kualitas unggul dan nilai jual tinggi? Karena dari sinilah pembudidaya dapat meraup untung menjanjikan. Berikut bisa anda simak selengkapnya:

Cara Pembesaran Kepiting Bakau yang Aman

1. Rutin Pemberian Pakan

Lakukan secara rutin dalam pemberian pakan, sehingga jangan sampai telat. Sesuaikan dengan jam yang biasa anda berikan. Misalnya jika pada masa awal anda memberikan pakan sehari tiga kali yakni Pagi, Siang dan Sore maka pada hari berikutnya juga harus sama.

2. Tambah Porsi Pakan

Apabila anda sudah menerapkan disiplin dalam pemberian pakan seperti poin di atas maka selanjutnya anda bisa menambah porsi pakan yang anda berikan. Penambahan porsi makan ini dapat Anda lakukan sebagai salah satu teknik pembesaran Kepiting tanpa harus menyiksa maupun merusak komunitasnya. Dalam tahap ini memang tidak bisa secara langsung, yakni penambahan porsi pakan harus berjarak kira-kira satu bulan dari kebiasaan anda memberi makanan. (Baca Juga: Cara Budidaya Kepiting Air Payau)

3. Pemberian Vitamin

Tambah vitamin untuk kepiting ternakan anda, karena ini bagian dari kebutuhannya untuk tumbuh kembang. Vitamin ini bisa anda beli di semua kios pakan ikan, dan biasanya harga juga cukup terjangkau. Tergantung dari kapasitas kepiting yang sedang anda budidayakan. Namun untuk urusan ini sepertinya bukan masalah jika mengincar hasil panen optimal.

4. Pemberian Antibiotik

Mengapa teknik pembesaran Kepiting Bakau ini harus menggunakan antibiotik? Hal ini dikarenakan untuk menghindari suatu penyakit maka kepiting harus di pastikan sehat dengan jalan pemberian antibiotik. Pada tahap ini anda tidak perlu memisahkan atau menyortir kepiting karena semua harus sama rata mendapat asupan antibiotik. Tujuan ini guna membersihkan bakteri yang ada di dalam perairan anda serta yang akan menganam kepiting bakau milik anda. (Baca Juga: Cara Budidaya Kepiting Cangkang Lunak)

Sponsors Link

5. Penyortiran

Nah, selanjutnya adalah langkah penyortiran yang mana di tahap ini anda sudah mulai membagi dan memisahkan kepiting bakau dari berat badannya serta kesehatannya. Tes dengan memberikan pakan untuk lima atau sepuluh kepiting. Apabila terdapat satu atau beberapa yang mempunyai nafsu makan kecil maka pisahkan. Lalu untuk kepiting yang besar pisahkan dengan yang kecil, satukan dengan yang sama seukuran. Demikian akan memudahkan anda pada masa panen.

6. Pemijahan

Mungkin akan sulit membedakan kepiting bakau jantan dan betina, dan hal ini tidak perlu anda cermati secara detail Secara alamiah pencampuran kepiting dalam berbudidaya sudah terdapat kepiting jantan dan betina. Jadi anda tidak perlu kerepotan untuk memijahkannya, karena pada masanya sendiri kepiting akan bereproduksi dengan sendirinya. Sehingga setelah menghasilkan ekor-ekor kepiting maka anda harus menuju tahap selajutnya. (Baca Juga: Cara Budidaya Kepiting Rajungan)

7. Penebaran Bibit

Poin yang ketujuh ini anda sudah bisa menebarkan bibit kepiting bakau dari hasil peranakan kepiting betina. Pisahkan kepiting kecil atau ekor dengan induknya, sehingga anda lebih mudah pada masa perawatannya. Lalu cara yang tepat untuk metode pembesaran kepiting bakau yang aman adalah dengan tidak segera memanen.

Kepiting yang sudah besar biarkan selama kurang lebih dua minggu untuk mengasup pakan dan nutrisi tambahan. Hal ini mampu menambah berat kepiting dan ketika dijual tentu membawa untung cukup besar, selain itu pemasarannya sendiri juga lebih laris karena kebanyakan restoran mencari kepiting berukuran jumbo sebagai menu andalannya.

Bagaimana dengan tujuh poin cara pembesaran Kepiting Bakau yang aman ini? Rasanya sudah cukup membantu pembaca semua, terutama untuk anda yang ingin membudidayakan kepiting tersebut. Karena bisnis seafood adalah langkah yang tepat bersaing di pasar usaha, meski cukup sulit dalam menjalankannya, akan tetapi keuntungan yang bisa didapatkan cukup menjanjikan. Terapkan poin-poin di atas dengan benar dan telaten agar hasil yang anda dapatkan bisa memuaskan. Selamat mencoba dan sukses!

Sponsors Link
, , ,




Post Date: Sunday 10th, March 2019 / 09:21 Oleh :
Kategori : Kepiting