Sponsors Link

Gangguan Peredaran Darah Pada Hewan Kucing Yang Patut Diwaspadai

Menjaga kesehatan kucing agar selalu dalam kondisi yang sehat dan terhindar dari berbagai macam bentuk permasalahan kesehatan merupakan sebuah bentuk tanggung jawab dari pemiliki kucing. Dalam prosesnya, setiap pemilik kucing perlu melakukan beberapa proses perawatan agar kondisi kesehatan kucing dapat terjaga dengan baik dan berbagai macam hal yang menganggu bisa dihindari. Salah satu bentuk gangguan kesehatan yang berdampak fatal pada kucing adalah kondisi gangguna peredaran darah pada hewan kucing. Berikut ini beberapa penjelasan mengenai gangguan peredaran darah pada hewan kucing dalam uraian di bawah ini.

Fungsi Sistem Peredaran Darah Kucing

Sistem peredaran darah pada kucing menjadi salah satu sistem tubuh yang sangat vital dalam menunjang kucing untuk dapat hidup dan beraktivitas secara normal. Fungsi dari sistem peredaran darah pada kucing sama halnya dengan sistem peredaran darah pada hewan mamalia lainnya dan cukup mirip dengan peredaran darah yang dimiliki oleh manusia meskipun ada beberapa bagian dan organ tertentu yang tentunya lebih sederhana dibandingkan pada manusia. Fungsi peredarah darah pada kucing tentu mengedarkan darah dan kandungan di dalamnya yang keseluruh bagian tubuh kucing. (Baca juga : penyakit kulit pada kucing)

Gangguan Peredaran Darah Pada Hewan Kucing

Permasalahan kesehatan pada hewan pastinya menjadi kondisi yang memiliki peluang untuk terjadi yang salah satunya berkaitan dengan gangguan peredaran darah pada hewan kucing. Adanya gangguan pada sistem peredarah darah hewan mamalia seperti kucing tentu harus mendapatkan perhatian khusus mengingat gangguan yang muncul tersebut tentu dapat menyebabkan hambatan pada fungsi dari sistem peredaran darah yang sangat penting. Berikut ini beberapa bentuk gangguan peredaran darah yang dapat terjadi pada hewan kucing tersebut.  (Baca juga : penyakit kucing pada musim hujan)

  • Hypertrophic Cardiomyopathy (HCM)

Penyakit yang dapat menyebabkan peningkatan ketebalan otot jantung ini dapat terjadi terutama pada kucing jantan. Jenis penyakit ini menyebabkan volume darah yang masuk ke dalam jantung menjadi berkurang serta kemampuan otot jantung tidak secara optimal mampu memompa darah keseluruh bagian tubuh kucing. Kondisi ketidakmampuan otot jantung untuk memompa darah tersebut menyebabkan bagian tubuh dari kucing tidak mendapatkan nutrisi, darah, maupun oksigen dengan baik. (Baca juga : penyakit pada kucing yang menular ke manusia)

  • Dilated Cardiomyopathy (DCM)

Sama halnya dengan kondisi penyakit HCM yang dijelaskan diatas, DCM atau dilated cardiomyopathy merupakan keadaan masalah kesehatan yang menyerang otot jantung. Dilated Cardiomyopathy (DCM) menyebabkan pelemahan pada otot jantung yang dapat menganggu fungsi jantung dalam memompa darah keseluruh tubuh kucing. Pelemahan otot jantung tersebut menjadikan jantung tidak dapat berkontraksi dengan optimal. Kucing yang terkenal penyakit Dilated Cardiomyopathy (DCM) ini dapat mengalami gagal jantung kongesif jika tidak segera mendapatkan perawatan yang tepat. (Baca juga : penyakit pada kuku kucing)

Itulah beberapa penjelasan mengenai jenis penyakit atau gangguan peredaran darah pada hewan kucing dan fungsi dari saluran peredarah darah tersebut bagi kehidupan kucing. Gangguan peredaran darah yang disebutkan diatas menjadi salah satu permasalahan kesehatan serius yang harus segera didiagnosis dan ditangani dengan baik dan benar. Penanganan yang kurang baik ataupun terlambat pada penyakit jantung tersebut dapat menyebabkan tingginya terjadinya resiko kematian pada kucing akibat kegagalan jantung. (Baca juga : Penyakit pada telinga kucing)

, , ,
Post Date: Friday 07th, December 2018 / 13:49 Oleh :
Kategori : Kucing