6 Cara Memelihara Ikan Koi di Aquarium

Ikan Koi merupakan salah satu jenis ikan hias yang biasanya dipelihara dalam sebuah kolam, namun apakah ikan ini boleh dipelihara didalam aquarium? Tentu jawabannya boleh, namun ada beberapa aturan yang harus anda pahami.

Untuk cara memelihara ikan Koi di aquarium ini sebenarnya sangat mudah kok, sama dengan memelihara ikan di aquarium pada umumnya. Dan berikut jenis jenis ikan hias air tawar yang mudah dipelihara dan cara memelihara ikan aquarium agar tidak mati yang tepat.

Namun ada beberapa aturan atau syarat yang harus anda patuhi, mengingat ukuran ikan Koi ini sendiri juga cukup besar. Nah bagi anda yang tertarik, bisa langsung simak pembahasan lengkap terkait teknik pemeliharaannya dibawah ini.

Cara Memelihara Ikan Koi di Aquarium

1. Persiapan Aquarium

Cara memelihara ikan Koi di dalam aquarium yang pertama kali harus dilakukan pastinya adalah menyiapkan aquarium tersebut. Untuk ukuran Aquarium ini pastinya tergantung dari jumlah dan ukuran ikan Koi yang ada pelihara. Dan berikut ini cara memilih ikan koi yang bagus.

Namun sebaiknya anda menggunakan Aquarium yang memiliki ukuran panjang minimal 150 cm dengan lebar 50 cm dan tinggi 5 cm. Dengan aquarium ukuran ini maka anda bisa memelihara  10 ikan dengan ukuran 10 cm. Dan untuk menjaganya agar tetap awet dan tidak mudah stress, maka harus menerapkan cara memelihara ikan koi dengan baik dan benar berikut.

Kenapa hanya muat untuk 10 ekor saja? pasalnya ikan Koi ini membutuhkan ruang hidup yang agar nantinya mereka bisa tumbuh dengan baik dan juga sehat. Jika anda memelihara ikan Koi dengan padat populasinya, maka selain menurunkan kualitas air yang ada, namun juga memperlambat pertumbuhan dari ikan Koi tersebut.

Memang boleh saja anda memelihara ikan Koi lebih dari 10 ekor, namun hal ini juga bakal menambah beban kerja dari filter untuk mengurangi percepatan pertumbuhan dari ikan Koi tersebut, sehingga tidak dapatkan hasil yang maksimal.

2. Aquarium Tanpa Tanaman Air Didalamnya

Berbeda dengan ikan hias lain yang biasanya menggunakan berbagai tanaman air didalam Aquarium untuk menyesuaikan dengan lingkungan habitat aslinya, untuk memelihara ikan Koi ini sebaiknya anda tidak meletakkan taman air dan sejenisnya didalam Aquarium.

Hal ini dikarenakan ikan tersebut bakal memakan tanaman itu, atau setidaknya tanaman bakal rusak karena daunnya akan dimakan ikan koi, sehingga membuat airnya menjadi kotor karena serpihan daun tersebut. Namun, itu bukan menjadi penyebab ekor ikan koi rusak dan masih dalam tahap batas aman untuk mempercantik aquarium.

3. Menggunakan Filter Gantung

Cara memelihara ikan Koi selanjutnya, pastikan anda menggunakan Filter gantung sebagai alat untuk menjaga kualitas dari air tersebut. dengan ruang yang terbatas, maka memaksa anda untuk menggunakan filter gantung ini yang diletakkan diatas Aquarium.

Sementara untuk media filter yang digunakan kali ini diantaranya adalah Bioball, ziolite, japan mat dll untuk mengisi ruang filter tadi. Untuk menjaga kualitasnya serta membersihkan kotoran yang menghambat, silahkan cuci setiap seminggu sekali media filter tadi.

4. Ganti Air

Semakin banyak jumlah ikan Koi didalam aquarium, maka semakin sering juga anda harus mengganti airnya guna menjaga kualitas agar tetap baik. jika ikan Koi yang anda pelihara jumlahnya tidak terlalu banyak, maka silahkan melakukan pergantian air setiap seminggu sekali.

Semakin anda sering mengganti air aquarium, maka kualitas oksigen yang ada didalamnya pun juga semakin baik nanti, namun tetap secara bertahap ya. Dan disarankan dalam mengganti air aquarium ini, sebaiknya maksimal adalah 20% saja.

Hal ini dimaksudkan untuk menghindari perubahan yang ekstrem pada air didalam aquarium tersebut.  jika anda terlalu banyak mengganti air didalam aquarium tersebut, bisa membuat ikan Koi gampang mati karena kondisi air baru berbeda dengan air lama. Dan penasaran kenapa airnya berbusa? Ini penyebab air kolam ikan koi berbusa dan pencegahannya.

Sebaiknya siapkan dulu air sehari sebelum diganti, misalnya bisa ditempatkan dalam sebuah wadah tersendiri dan ditambahkan aerasi (gelembung udara) untuk  meningkatkan kualitas oksigen didalamnya memadai, caranya anda bisa memasang pompa udara (air blower) untuk menambah kandungan oksigen yang larut dalam air.

5. Jangan Terlalu Banyak Memberi Pakan

Teknik pemeliharaan dengan baik selanjutnya kali ini sangat penting dan harus anda perhatikan, yakni jangan terlalu banyak dalam memberikan pakan. Semakin banyak anda memberi pakan, maka semakin banyak kotoran yang dikeluarkan, sehingga membuat kualitas air di aquarium menjadi buruk.

Ikan Koi hanya membutuhkan pakan perhari sebesar 2-3% dari bobotnya. Memberi pakan yang banyak kepada ikan Koi tidak akan berpengaruh apa-apa, sebab bakal terbuang jadi kotoran. Karena pemberian pakan banyak bukan yang direkomendasikan dalam cara memelihara ikan koi supaya cepat besar.

6. Siapkan Lampu Pengganti Matahari

Biasanya Aquarium ini diletakkan didalam ruangan, sehingga kemungkinan terkena paparan sinar matahari pun sangat kecil dan bahkan tidak ada. Jelas ini sebuah keuntungan karena  aquarium akan bersih dari lumut, tapi sayangnya hal ini juga menghambat pertumbuhan dari ikan Koi anda nanti.

Sebagai pengganti matahari ini, anda bisa menggunakan lampu metal hide yang bisa anda beli di penjual tanaman hias. Dan ketika terdapat lampu ini, maka ikan peliharaan anda tidak akan mudah stress dan bisa bergerak aktif. Namun saat malam hari, jangan lupa untuk mematikannya.

Mungkin cukup sekian dulu ya ulasan kali ini tentang cara memelihara ikan Koi di aquarium, semoga ulasan ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk anda nantinya. Dan jangan lupa untuk mengetahui juga soal penyebab ikan koi berubah warna dan cara mengatasinya.