Cara Memilih Indukan Domba Yang Baik Dan Benar

Domba merupakan jenis hewan ternak yang mungkin belum sepopuler kambing di indonesia. Meskipun begitu, melakukan ternak domba memilikibanyak keuntungan melalui hasil ternaknya mulai dari bulu domba maupun daging dombanya itu sendiri. Dalam proses beternak domba, tentu ada beberapa hal mendasar yang perlu dipahami dan salah satunya adalah pemilihan indukan untuk pembibitan. Berikut beberapa cara memilih indukan domba yang baik dan benar agar hasil ternak dapat maksimal melalui penjelasan di bawah ini.

  1. Memiliki usia yang cukup

Hal pertama yang harus dimiliki oleh indukan domba agar dapat dikawinkan atau diternakan sehingga menghasilkan anak domba yang baik. Usia yang harus dimiliki oleh indukan domba bagi betina lebih dari 10 bulan atau minimal 1 tahun, sedangkan pejantannya harus memiliki usia yang lebih tua dibandingkan betina yakni kurang lebih 1,5 – 2 tahun. Umur domba dapat ditentukan melalui beberapa bentuk fisik yang memang ditunjukan oleh domba tersebut. (Baca juga : ternak domba dengan pakan fermentasi)

  1. Memiliki bobot dan bentuk tubuh yang normal

Cara memilih indukan domba yang baik selanjuntnya adalah dengan memperhatikan bobot dari domba tersebut dan bentuk tubuh yang normal. Bobot dari domba perlu untuk diperhatikan karena memang dengan melihat bobot tersebut dapat diketahui domba terlalu gemuk atau tidak atau bahkan terlalu kurus. Bobot rata rata domba yang dapat dipilih sebagai indukan dengan kualitas yang baik adalah antara 55 – 60 kg untuk indukan domba jantan, dan 30 – 35 kg untuk domba betina. (Baca juga : budidaya kambing biri biri)

  1. Memiliki sifat keindukan

Tanda lainnya yang dapat menujukan bahwa domba dapat menjadi indukan yang baik adalah terlihat dari sifat dan perlaku dari indukan domba terutama domba betina yang harus menujukan sifat keindukanya. Sifat keindukan dari domba dapat dilihat dalam beberapa kriteria seperti kondisi domba yang jinak, sorotan mata domba yang ramah, mampu untuk memberikan susu kepada anakannya nanti, serta siap merawat dan mengaruh anakan domba tersebut. (Baca juga : cara ternak domba jantan)

  1. Memiliki bentuk fisik tubuh yang baik

Kondisi selanjutnya yang juga harus diperhatikan dalam cara memilih indukan domba yang baik adalah memperhatikan bentuk fisik domba secara umum. Domba yang siap menjadi indukan harus tidak memiliki cacat secara fisik dan kondisi bentuk fisiknya prima. Bentuk luar atau bentuk fisik yang baik dari domba yakni :

  • Indukan Jantan :
    • Buah zakar normal, bentuk badan dan tumit tinggi. Kondisi kaki juga harus lurus dan kuat atau gagah.
    • Bentuk tubuh kompak dengan dada yang dalam serta lebar.
    • Memiliki perawakan yang tegap dan siap untuk menjadi indukan.
    • Punggung harus lurus dan tidak ditemukan kondisi cacat apapun pada indukan jantan. (Baca juga : cara ternak domba modern)
  • Indukan Betina :
    • Kaki lurus dan kuat serta tidak terlalu kurus maupun gemuk.
    • Bentuk ambing tidak terlalu mengantung dan simetris.
    • Punggung harus lurus dan tidak ditemukan kondisi cacat apapun pada indukan Betina.
    • Harus memiliki dua buah puting susu yang tidak ditumbuhi banyak bulu.
  1. Memiliki tubuh yang sehat

Syarat terakhir yang juga harus dimiliki oleh indukan domba adalah memiliki kondisi tubuh yang sehat. Kesehatan domba tersebut dapat dilihat dari kondisinya yang lincah dan aktif, tidak adanya kotoran pada mata domba yang cerah, tidak ditemukan cacat maupun permasalahan pada bulu domba. (Baca juga : cara ternak domba ekor gemuk)

Itulah beberapa cara memilih indukan domba yang baik dan benar agar dapat mengasilkan anakan domba berkualitas dan memberikan hasil ternak maksimal.